“OH MENTARI…


MENUNGGU MENTARI

Menunggu fajar tiba diufuk laut kaki gunung timur terlihat disela-sela kaki bukit tebing tinggi yang kemaren telah memecahkan senja ditepi kaki langit sebelah barat.

Tiba saatnya MENTARI pagi memberi kehangatan kepada kehidupan semesta alam, tak lelahnya kau menyinari bumi dan cakrawala hingga perputaran kembali senja.

Esok hari juga MENTARI kembali lagi dengan waktu yang sama dan tak berubah sedikitpun semangatnya yang berkobar menghangatkan semua kehidupan dibumi.

Aku seperti pungguk merindukan BULAN hingga terlewatkan penantian fajar dikaki bukit, dan MENTARI melewati tanpa kusadari senja berganti malam.

Oh MENTARI penyemangat hidup, apakah kau tahu kami sangat membutuhkan kehadiran Mu disini disela kami berpuji syukur meminta kebahagiaan dan kehangatan kembali esok hari mudah baik.

 

20/12/2018