“MUNAJAT…


MUNAJAT JABAH

Bermunajat ku dalam ketiadaan

berjabah ku dalam kehampaan

sempurnakan raga bhatin ku

dalam hidup ku percayaMu

 

Bermunajat asa berlapis raga

ku berjabah dalam bhatinMu

tampaklah pintu waktu itu

yang kesemuanya tak tahu

 

Aku kerdil seperti keledai

yang selalu mangu angguk

setiap saat setiap waktu

jalan itu tersirat berbelokan

 

Kau kecup bibir ku saat itu

yang tak henti berlafazkanMu

harumtanda dan bungahadir

semerbak guratan batu air zaitun

 

Kau perintahkan ku berkata

memberi makna akhir satu

setiap Kau mengelilingi ku

para petakluk bershaf shaf

 

Pintu itu belum Kau tutup

terbuka luas hamparanNya

tak berbatas ada dan tiada

jika bhatinMu sempurna ku

 

Bermunajat ku dalam nadi

menjabahMu jantung hati

tersimpan terangNya Nur

petunjuk waktu hari tiba

 

Hadirku bersamaMu dalam

setitik Nur perintahkan aku

petakluk duduk berdiri itu

bermunajat dalam jabahNya

 

Junirullah/27/12/2018