MUNAJAT JABAH
Bermunajat ku dalam ketiadaan
berjabah ku dalam kehampaan
sempurnakan raga bhatin ku
dalam hidup ku percayaMu
Bermunajat asa berlapis raga
ku berjabah dalam bhatinMu
tampaklah pintu waktu itu
yang kesemuanya tak tahu
Aku kerdil seperti keledai
yang selalu mangu angguk
setiap saat setiap waktu
jalan itu tersirat berbelokan
Kau kecup bibir ku saat itu
yang tak henti berlafazkanMu
harumtanda dan bungahadir
semerbak guratan batu air zaitun
Kau perintahkan ku berkata
memberi makna akhir satu
setiap Kau mengelilingi ku
para petakluk bershaf shaf
Pintu itu belum Kau tutup
terbuka luas hamparanNya
tak berbatas ada dan tiada
jika bhatinMu sempurna ku
Bermunajat ku dalam nadi
menjabahMu jantung hati
tersimpan terangNya Nur
petunjuk waktu hari tiba
Hadirku bersamaMu dalam
setitik Nur perintahkan aku
petakluk duduk berdiri itu
bermunajat dalam jabahNya
Junirullah/27/12/2018
You must be logged in to post a comment.